Tuesday, July 14, 2009

Pengantar

Kebutuhan mendasar bagi hidup dan kehidupan bangsa dan mutlak adanya adalah Pendidikan. Permasalahan pendidikan paling santer dikumandangkan oleh berbagai pihak, karena sesungguhnya sangat benar adanya bahwa pendidikan merupakana bagian tak dapat dipisahkan dari diri kita, pendidikan berkembang karena adanya kehidupan dan kehidupan pun akan berubah menjadi lebih baik apabila berdasarkan pendidikan yang memadai.

Rendahnya mutu pendidikan khususnya di tanah air, sebagaimana dikemukakan oleh berbagai lembaga survey dunia telah menempatkan posisi kualitas pendidikan kita masih berada di bawah diantara negara-negara tetangga, terlebih negara-negara di dunia. Sinyalemen ini bukan tidak dipahami oleh pihak-pihak penentu kebijakan pendidikan di berbagai tingkatan pemerintahan, namun pemahaman itu perlu terus menerus dilakukan, utamanya adalah tindak lanjut yang lebih konkret, sistemik, berkesinambungan, menyentuh sasaran, terprogram, merata, berkeadilan, terukur, terkontrol perlu dilakukan.

Berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan telah dilakukan sejak lama melalui berbagai pelatihan para tenaga pendidik (guru) secara berjenjang mulai pada tingkat pusat hingga implementasinya di daerah. Namun demikian, upaya tersebut nampaknya belum membuahkan hasil yang berarti, dan bahkan bias penyelenggaraan pendidikan pada aspek sosial, ekonomi, budaya cenderung mengarah pada sisi negatif yang kadang melemahkan pencapaian tujuan pendidikan yang secara filosofis sudah tertuang dalam berbagai konsep undang-undang, peraturan-peraturan, pedoman-pedoman pelaksanaan atau pedoman teknis kurikulum dan pada setiap produk informasi pendidikan.

Perlu diakui bahwa setiap individu yang labil memiliki kencerungan berubah ke arah yang lebih baik, namun demikian tidak dapat disangkal bahwa setiap individu itu pula juga memiliki kencederungan resistansi terhadap perubahan yang perlu dilakukan ke arah yang lebih konstruktif. Kebiasaan atau gaya yang bersifat personal yang sudah tertanam sejak lama, berkembang terus dalam kondisi yang tidak semakin baik, di tengah-tengah kondisi sosial, ekonomi, budaya bangsa yang cenderung melemah sangat menghambat upaya perubahan yang perlu dilakukan setiap insan pendidikan, yang berdampak pada sulitnya perubahan pada insan peserta didik.

Lemahnya upaya perbaikan mutu pendidikan yang telah dilakukan sejak lama itu diakibatkan oleh beberapa faktor, seperti kurangnya komitmen untuk berubah, pelaksanaan proses pendidikan berbasis pembelajaran yang terukur secara kurang valid, budaya bangsa yang cenderung bersifat simbolistik yang menekankan hanya pada pemberian simbol-simbol dan bukan pada isi yang substansial, budaya bangsa yang cenderung verbalistik yang menekankan pada retorika pembicaraan yang kurang konsisten secara nyata.

Program bermutu merupakan sebuah terobosan baru yang diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan kinerja guru melalui proses kegiatan yang dilakukan dengan sasaran guru sebagai ujung tombak pendidikan, yang bersentuhan langsung dengan peserta didik. Program bermutu merupakan program kegiatan guru berbasis pada action research, berbasis pada lesson study dan case study. Esesnsi basis kegiatan tersebut adalah agar secara aktual segala permasalahan pendidikan (pembelajaran) secara terprogram, terdeteksi secara dini dan secara berkelanjutan dipecahkan dengan pendekatan ilmiah dan strategy kolaboratif. Dengan demikian setiap kejadian dalam proses pembelajaran terdeteksi kelebihan dan kelemahannya, secara terprogram dan berdasar dipikirkan alternatif solusinya, secara aktual diperbaiki prosesnya dan demikian seterusnya, hingga menghasilkan pengalaman nyata guru dalam meningkatkan proses dan hasil belajar peserta didik.

BERMUTU (Better Educaton through Managemen and Universal Teacher Upgrading)adalah sebuah program meng-upgrade guru, yang diupgrade adalah kompetensi dan kinerjanya. Dampak yang diharapkan adalah peningkatan proses dan hasil pembelajaran peserta didik, dan tentunya juga dampak-dampak lainnya yang akan dicapai, yaitu: pengakuan hasil belajar guru sebagai angka kredit pada sistem kredit semester oleh LPTK, pengakuan hasil belajar guru sebagai sebuah karya pengembangan profesi guru yang dapat digunakan sebagai kenaikan pangkat, dan pengakuan hasil belajar guru sebagai sebuah karya yang dapat diportofoliokan guna memenuhi sebagian syarat sertifikasi guru. Terutama sekali, dampak program bermutu adalah meningkatnya kualitas proses dan hasil belajar peserta didik.

No comments:

Post a Comment